FOLLOW ME
Seeput

Daftar Tempat Yang Akan Dikunjungi Saat Kaki Bisa Melangkah Bebas

Jari kaki tangan kiri & kanan udah gak mampu menghitung lamanya self-quarantine yang terlewati. Makin menggunung rasa khawatir, makin meluas rasa was-was. Bosan mungkin sudah tak bisa dibendung, karena meski dilindas waktu, rindu tak juga berlalu. Setiap orang pasti punya daftar tempat yang bakal dikunjungi saat kaki bebas melangkah nanti. And this is mine.

- Rumah mamah mertua
Meski kami tinggal di kota yang sama, tapi kami gak bisa saling mengunjungi sejak pemerintah menggaungkan gerakan #dirumahaja, karena mamah sudah didiagnosa dengan hipertensi, diabetes, dan asma. Biasanya, kami mengagendakan berkunjung ke rumah mamah setiap 2 minggu sekali. Sedih karena mamah sering bilang di chat, sepi saur & buka puasa sendirian, katanya. Komunikasi kami saat ini hanya bisa video call dan saling menyebut dalam doa, semoga Allah senantiasa melindungi.

- Mesjid
Kangen banget menghadiri kajian di mesjid. Tarawih dan bulan Ramadan yang biasanya jadi momentum untuk berlama-lama di mesjid, sekarang harus dihabiskan di rumah.

- Toko buku
Liat parade ramadan dari berbagai penerbit di sosial media aja udah ngileeeer. Tapi menurutku tetep beda sih feel nya antara beli buku online dengan pegang langsung bukunya hahaha. Memang pada dasarnya aku udah suka toko buku aja. Menyenangkan berjalan dikelilingi buku, milih-milih buku, masukin buku-buku ke trolley, daaan suami yang bayar 😂😅

- Playground
Entah kapan terakhir kali bawa si toddler ke playground. Saking udah lamanya jadi lupa hehe. Karena itu, playground jadi salah satu destinasi utama yang bakal dikunjungi saat sudah bebas keluar rumah nanti.

- Pusat keramaian
Mungkin semacam alun-alun kota atau pusat perbelanjaan yaa. Belum tentu belanja sih, tapi bisa dibayangkan menyenangkannya melihat banyak orang dengan pakaian beraneka warna. Pemandangan yang udah lama gak dilihat, karena selama di rumah yang dilihat selalu pak suami dan balita aktif. Dan rumah yang gak kunjung rapi 😅.

- Restoran/ Food Court
Keluargaku suka makan, tapi bukan wisata kuliner. Kami lebih suka makan masakan yang udah jelas rasa nikmatnya, daripada coba-coba masakan baru hehe. Biasanya, kami mengagendakan 2 minggu sekali untuk family time di luar rumah dan 'jajan' di luar. Kangen aja menikmati santapan di suasana yang berbeda :')))

Banyak tenaga medis yang harus bertahan di luar rumah demi pasiennya. Banyak orang-orang yang harus bertahan bekerja di luar rumah demi mendistribusikan kebutuhan-kebutuhan mereka yang diam di rumah. Kalau ingat kisah-kisah itu, rasanya malu untuk mengeluh jenuh di rumah. Meski sungguh ada banyak hal yang dirindu, malu rasanya untuk sekedar bicara bosan. Semoga setiap rindu yang ditahan, setiap harapan yang dipendam, setiap doa yang diutarakan, mampu menggedor pintu langit, dan Allah ridho menurunkan pertolonganNya ^^
Reaksi:
Puput Maulani Mariam
Seorang Sarjana Sains Terapan dari Teknik Telekomunikasi yang mendedikasikan waktunya sebagai istri Reza dan ibu Khalil, dengan entrepreneur sebagai pekerjaan paruh waktunya :)

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email