FOLLOW ME
Seeput

Kenangan Lebaran Yang Dirindu

Penghujung Ramadan tinggal hitungan hari, pertanda hari kemenangan akan segera tiba. Seperti Ramadan yang separuhnya sudah terlewati, tentu akan banyak yang berbeda juga di hari kemenangan nanti. Meski begitu, hari kemenangan tetap patut dinanti dan disambut sepenuh hati.
Tulisan ini akan berisi banyak kenangan tentang lebaran tahun-tahun sebelumnya, yang tahun ini mungkin akan jadi hal yang amat dirindukan.

1. Masak bareng mamah
Di tulisan sebelumnya, aku buat daftar makanan khas lebaran di tanah Sunda, khususnya yang selalu tersaji di keluargaku. Sayangnya, tahun ini mungkin masakannya akan lebih sederhana, karena tak ada perkumpulan keluarga yang dinanti.

2. Malam takbiran
Menggemanya suara bedug & takbir di setiap sudut jalan juga menjadi ciri khas malam lebaran. Mungkin tahun ini, malam takbiran akan menjadi lebih hening.

3. Shalat ied berjamaah
Ya Allah, bayanginnya aja udah gelisah. Lebaran yang tanpa shalat ied berjamaah rasanya seperti ada lubang besar yang hilang potongannya.

4. Silaturrahim dengan tetangga
Aku masih gagal membayangkan akan sehening apa pagi Idul Fitri nanti. Ya Rabb, kalau shalat ied berjamaah pun gak bisa, kontak fisik salam-salaman gak boleh, mungkin silaturrahim dengan tetangga juga mesti pakai cara yang lebih digital.

5. Mudik ke Cianjur
Meski orangtuaku dan mertuaku sama-sama di Bandung, tapi biasanya kami mudik juga ke Cianjur saat lebaran, karena di sanalah keluarga besar orangtua kami berada. Agenda mudik tahun ini pun harus diurungkan, mengikuti larangan mudik dari pemerintah.

6. Berkumpul bersama keluarga besar
Karena gak mudik, tentu gak bisa ketemu sama nenek, uwa, bibi, dan sepupu-sepupu. Ini sedih banget sih. Kalau hari biasanya, kebanyakan orang-orang sibuk di tempat kerjanya. Jadi hari lebaran adalah momentum yang tepat untuk kumpul seluruh keluarga. Ya, seharusnya begitu :(

Aku yakin, insyaa Allah, semua ini nantinya hanya akan jadi kisah sejarah. Mari kita saling menguatkan agar bisa bertahan sampai saatnya hari itu tiba. Dan semoga apa-apa yang dirindukan lebaran tahun ini akan bisa kembali terlaksana di lebaran tahun depan ^^
Puput Maulani Mariam
Seorang Sarjana Sains Terapan dari Teknik Telekomunikasi yang mendedikasikan waktunya sebagai istri Reza dan ibu Khalil, dengan entrepreneur sebagai pekerjaan paruh waktunya :)

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email