FOLLOW ME
Seeput

Suara Kisah

Beberapa waktu lalu, aku banyak dapat broadcast di grup WhatsApp tentang berbagai kelas online gratis. Gak main-main, kelas online ini ada yang bertajuk akademi istri shalihah, sirah nabawiyah, bahkan kelas tahfidz gratis. Tentu aku memanfaatkan kelas-kelas gratis itu dengan baik. Aku ikuti semua kelasnya 😁😅.

Masyaa Allah, materinya pun terstruktur dengan baik, disampaikan dengan rapi, dan banyak nilai kebaikan di setiap materinya. Padahal kelasnya gratis loh. Bahkan di kelas tahfidz, ustadzahnya sampai mengoreksi bacaan Al Quran setiap pendaftar dengan sangat selektif, direview kesalahan-kesalahan bacaannya, dan akhirnya diputuskan sudah bisa ikut kelas tahfidz atau harus memperbaiki bacaan Al Quran dulu di kelas tahsin. 

Ada ratusan peserta yang antusias mendaftar kelas tahfidz, tapi satu per satu bacaan pendaftar itu dikoreksi dan direview, bukan hanya diinfokan lolos atau tidak. Dan sekali lagi, kelas ini gratis. Aku berkali-kali bilang sama suamiku, kok ada ya orang sebaik itu? Ilmunya terlampau berharga, tapi dia bagi dengan cuma-cuma. Beneran ada ya orang sebaik itu ? Saat itu aku gak paham, bahwa orang-orang itu sedang berlomba banyakin saksi. Saksi-saksi untuk amal kebaikannya.

Ada hal yang aku sesali, kenapa aku gak berpartisipasi dalam lomba itu lebih awal. Orang yang ilmu agamanya lebih mumpuni dari aku pun ikut berlomba-lomba banyakin saksi amal baiknya. Bukankah terlalu sombong orang yang seperti aku udah merasa cukup dengan amal kebaikanku ?

Oke, mulai sekarang aku juga mau banyakin saksi. Begitu tekadku. Mulailah aku mengisi feed instagramku dengan hal-hal yang bernilai kebaikan khususnya dalam hal agama, ngga melulu bikin visual feednya yang menarik. Mulailah aku muter otak apa yang bisa aku lakukan, yang bisa bantu orang-orang, yang berpotensi punya nilai kebaikan.

Setelah banyak diskusi dengan suami, sampailah aku di sebuah ide, untuk membuat podcast. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah karena podcast bisa didengarkan di mana aja dan kapan aja. Macam radio gitu. Bisa sambil masak, sambil setrika baju, sambil ngerjain tugas, dll. Karena podcast ini formatnya audio, bukan video seperti YouTube, jadi menurutku, orang yang gak sempat nonton video pun bisa dengerin podcast, karena ngga mesti mantengin hp, bisa didengarkan sambil ngerjain kerjaan yang lain.

Lalu, tema podcast apa ya yang bisa aku buat ? Aku gak ada teman yang bisa diajak kolaborasi untuk membuat talkshow, suamiku pun ngga bersedia 😅. Alhamdulillah Allah kasih petunjukNya, tema podcast yang bisa aku garap sendiri.

Namanya Suara Kisah, yang insya Allah akan selalu menyuarakan kisah-kisah menghangatkan hati dari para muslimah generasi terbaik dalam sejarah Islam. Salah satu yang melatarbelakangi pemilihan tema ini adalah karena banyak muslimah menyadari pentingnya pelajaran luar biasa dari kisah-kisah muslimah hebat di generasi terbaik dulu, tapi gak banyak yang punya buku kisahnya, dan gak banyak yang sempat baca meski udah punya bukunya. Jadi aku harap podcast ini bisa membantu muslimah yang gak punya buku sirah shahabiyah atau udah punya buku, tapi kesulitan menyempatkan waktu untuk membaca karena ada amanah-amanah lain yang lebih prioritas.

Suara Kisah bisa didengarkan di:

Kontribusi aku memang gak bisa dipadankan dengan kontribusi orang-orang yang udah bisa bikin kelas online gratis, tapi mudah-mudahan podcast ini bisa bermanfaat, dan banyak orang yang merasa terbantu hingga bersedia menjadi saksi amalan aku. Kalau ada kritik dan saran yang perlu disampaikan mengenai Suara Kisah, silahkan tinggalkan komentar di tulisan ini, atau DM via media sosial aku yaa. Mohon doanya juga yaa supaya podcast ini dilancarkan dan dimudahkan penggarapannya, dilanggengkan keberlanjutkan & manfaatnya ^^
Puput Maulani Mariam
Seorang Sarjana Sains Terapan dari Teknik Telekomunikasi yang mendedikasikan waktunya sebagai istri Reza dan ibu Khalil, dengan entrepreneur sebagai pekerjaan paruh waktunya :)

Related Posts

17 comments

  1. Waaah MasyaAllaaah saluuutttt! Terimakasih sudah berkenan untuk menebar kebaikan ya mbaakk puputt <3

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah, semangat terus! Podcast is my next challenge mba, after youtube. Soalnya YT aku juga sebenernya ga penting2 banget di tonton, bisa didenger juga. Jazakillah info platformnya. Dan yes, niatkan untuk menyebar kebaikan. InsyaAlah.

    ReplyDelete
  3. Semoga di lancarkan mbaaa
    Menjadi pejuang yg menyebarkan Islam

    ReplyDelete
  4. Masyaallah keren mba. Aku mau dengerin juga ah. Semoga jadi ladang kebaikan ya mba. InsyaAllah

    ReplyDelete
  5. masyaaAllah...barakallah mba
    semoga lancar2 selalu ya
    saya msh bertanya2...podcast itu sprti apa ya?? belum pernah akses juga...hmmm

    ReplyDelete
  6. MasyaAllah.. Point penting dalam tulisan ini adalah perbanyak saksi amal dihadapan Allah, Apapun caranya. Terima kasih sharingnya mb, semangaat membuat saksi❤️

    ReplyDelete
  7. MasyaAllah.. Point penting dalam tulisan ini adalah perbanyak saksi amal dihadapan Allah, Apapun caranya. Terima kasih sharingnya mb, semangaat membuat saksi❤️

    ReplyDelete
  8. Waaah masya Allah, semoga podcastnya bermanfaat ya mba

    ReplyDelete
  9. Masya Allah, keren banget mbanyaaa... aduh kalau saya masih malu banget buat keluarkan suara, hehe jadinya nulis aja deh.. Barakallah

    ReplyDelete
  10. Aamiin..smoga jadi amal jariyah ya mba..semangat menebar kebaikan sbg media dakwahnya 👍

    ReplyDelete
  11. Masyaa Allah, barakallah ya mbaa, semoga bisa istiqomah, kapan2 coba ngecek ntar hehe

    ReplyDelete
  12. MaasyaaAllah.... Gak sabar dengerin kisah²nya mbak...

    ReplyDelete
  13. wah kereeen! sukses selalu ya podcast nya, barusan intip sebentar di spotify, hihi

    ReplyDelete

Post a Comment